Rabu, 18 November 2015

Mahasiswa Mamberamo Tengah Mendesak Pemda Mamberamo Tengah cepat Merealisasi Bantuan Study akhir

Aksi demo dilaksanakan di Kantor perwakilan kabupaten Mamberamo tengah di Sentani, Jl. Raja Hawai-Sentani Distrik Sentani kabupaten Jayapura.

Jayapura-suarapasema.blogspot.comSekitar 200 Orang dari Himpunan Mahasiswa Pelajar Mamberamo Tengah (HMPMT) Demo damai  karena Belum menerima Bantuan Dana Studi Akhir oleh Pemerintah kabupaten mamberamo tengah. Aksi demo dilaksanakan di Kantor perwakilan kabupaten Mamberamo tengah di Sentani,  Jl. Raja Hawai-Sentani Distrik Sentani kabupaten Jayapura, Pada 17 November 2015 kemarin.

Aksi demo damai ini di laksanakan terkait dengan belum merealisasinya Hak atau bantuan studi akhir Mahasiswa Kabuaten Mamberamo tengah yang ada di seluruh kota Studi di Indonesia oleh Pemda Mamberamo Tengah.

Katika wawancara dengan Koordinator Lapangan Kapson Jikwa, sampaikan bahwa akibat dari keterlambatan dan belum merealisasinya Hak bantuan studi akhir dari Pemda Memberamo Tengah maka Kami mahasiswa  mamberamo tengah menjadi korban. Kami korban Ikut Ujian Prooposal, Ujian Skripsi dan biasa Kampus lainnya. Ujar Kapson

Kami sangat kesal dengan ketidak pastian komunikasi terkait pencairan Dana bantuan Studi akhir oleh pemerintah kabupaten mamberamo Tengah. Kami memang sudah melalukan komunikasi kepada Pemda tetapi tidak ada yang memberikan Jawaban yang pasti.

Maka kami mahasiswa Mamteng di seluruh Indonesia sepakat akan memberikan Waktu selama 1 Minggu tetapi waktu yang di tentukan belum juga merealisasi maka kami berkomitmen akan melalukan Pembatalan Kunjungan dan Natal Bersma Gubernur Papua Lukas Enembe di tanggal 16 Desember 2015 Mendatang di kabupaten Mamberamo tengah. Tegas Kapson.

Dalam Aksi demo damai hak mahsiswa ini di jaga ketat oleh aparat kepolisian negara republik indonesia yang di kirim dari Polda Papua dan Kapolres Jayapura di bawa Pimpinan Kapolres jayapura. Aparar juga melakukan pengambilan Pamper semua tulisan secara paksa dari tangan kami dan melakukan perampasan Kamera dan penghapusan semua foto-foto yang kami ambil saat aksi demo damai. Maka kami menilai indonesia adalah negara demokrasi tetapi aparat sendiri membukti sifat diskriminasi terhadap kami mahasiswa, Padahal kami tidak melakukan aksi kekerasan dalam bentuk apapuan.

Aksi demo ini di terima oleh Kepala dinas diaspora Roy Pagawak, S.sos, dan Roy mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan komunikasi kepada Pemerintah terkait untuk mempercepat terealisasi Hak Mahasiswa Studi Akhir.

 Berikut Ini Tuntutan atau Pernyataan Sikapnya :

                        Tuntutan dan Pernyataan Sikap


1.       Kami mahasiswa dan Mahasiswi kota study jayapura Dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah kabupaten mambramo tengah harus mengakomodir studi berjalan dengan studi akhir untuk kota studi jayapura dan diluar papua.

2.       Kami mahasisws dan mahasiswi kota study Jayapura berharap  pemerintah kabupaten Mamberamo tengah segerah memperhatikan kebutuhan setiap asrama.

3.       Kami Mahasiswa dan mahasiswi kabupaten Mamberamo Tengah kota study Jayapura Dengan tegas menyatakan Tim pendataan  studi akir  setiap tahun hurus tepat waktu sesuai dengan kalender akademik kampus .

4.       Kami Mahasiswa dan mahasiswi kabupaten mamberamo tengah kota studi  Jayapura Dengan  tegas meminta Dinas terkait segerah menyalurkan Dana study akhir  dalam minggu ini.

Apabilah permintaan di atas tidak ditepati waktu dalam minggu ini, kami seluruh  Mahasiswa  akan menyikapi  dengan tindakan  lain.

5.       Kami Mahasiswa dan mahasiswi kabupaten Mamberamo Tengah kota study Jayapura meminta  agar di perjelas Dinas yang menangani Dana studi akhir tahun 2015.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar