Sabtu, 29 Agustus 2015

Penculikan 3 Warga Sipil Di Dok 9 Base G Jayapura Papua










Jayapura-ikatanpapua.blogspot.com- Pada hari Kamis tanggal 27 Agustus 2015, pukul 11.00 WPB, KnpbNumbay telah dilaporkan adanya terjadi penculikan terhadap 3 warga sipil yang tinggal di Pantai Base G, Jayapura. pada malam hari. 3 orang yang diculik yaitu 1. Wilhemus Awom (26), 2. Soleman Yom (27) dan Yavet Awom (19), pergi membeli rokok di kios depan rumah yang berjarak 100 meter dari rumah, dalam perjalan mereka dihampiri Mobil Avansa silver abu-abu kemudian seseorang dari dalam mobil memanggil Wilhemus Awom lalu mengajaknya bicara.


Mereka mengatakan mengenal Wilhemus Awom sedangkan Wilhemus Awom sendiri tidak mengenal orang yang berada dalam mobil tersebut lalu mereka menyuruh Wilhemus Awom dan 2 orang temannya naik secara paksa ke dalam mobil dibawah todongan dengan tuduhan mereka bertiga mencuri motor orang dan harus segera dibawah untuk interogasi ke Polsek Dok 8.

Tetapi bukan ke Kantor Polsek malahan lanjut membawah mereka 3 Orang itu ke Abe, Koya, Skow, Arso dan berakhir di Sentani Timur.
Dalam perjalanan mereka disiksa dengan sangkur dan dipukul dengan popor senjata SS1 dan Pistol Revover yang mereka bawah sampai muka mereka babak belur berlumuran darah. Sampai di Sentani Timur Wilhemus Awom dan Soleman Yom disuruh turun dari mobil lalu di suruh lari ke hutan lalu mereka ditembak tetapi tidak terkena peluruh karena mereka lari sambil menghindar lalu lompat ke alang-alang hingga jatuh ke dusun sagu pinggir danau sentani tertidur hingga pagi. Keesokan paginya ada masyarakat yang tinggal dipinggir danau sentani menolong mereka mengantarkan ke sentani dan pulang ke dok 9.

Sedangkan teman mereka yang bernama Yavet awom sampai saat ini masih belum diketahui keberadaannya. Penyikasaan yang dialami sebagai berikut:

1. Wilhemus Awom: Pemukulan dimuka dan dibadan, Penikaman dibahu Kanan, Telingga dipotong hampir putus
2. Soleman Yom: Pemukulan di muka dan Badan, Penikaman dileher
3. Yavet Awom: dipukul dan ditikam dimulut.

Demikian Informasi yang yang kami terima dari KNPB Numbay kepada kami, sehingga sampai saat ini Papua Menjadi Daerah Darurat Militer dan Daerah Pelanggaran HAM dan HUKUM. Waspadalah Hai Orang Papua. (Suara Pasema).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar